IT Based Learning Skills

Berikut ini adalah Materi-materi yang dibahas selama perkuliahan “IT Based Learning Skills” pada tiap-tiap pertemuan selama di Semester I pada Program Studi Diploma IV Bidan Pendidik (Kelas A & B) Jurusan Kebidanan Poltekkes Surakarta.

Materi yang tersedia disini hanyalah ringkasan dari semua yang disampaikan dikelas, silahkan Download materi-materi tersebut dan buka link terkait sebagai tambahan referensi yang telah tersedia di : ” Materi IT Based Learning Skills

Advertisements

Session II_Penelusuan Artikel & Literature Ilmiah

Berikut ini adalah Materi tentang Penelusuran Artikel/Jurnal dan Literature Ilmiah dengan menggunakan Data Base “PubMed dan “Portal Garuda” yang dibahas dalam perkuliahan “IT Based Learning Skills” pada Pertemuan II di Semester I  Program Studi Diploma IV Bidan Pendidik Jurusan Kebidanan Poltekkes Surakarta.

Materi yang tersedia disini hanyalah ringkasan dari semua yang disampaikan dikelas, silahkan Download materitersebut sebagai tambahan referensi dengan cara [ KLIK di SINI ]

Session I_OutLine “IT Based Learning Skills”

Berikut ini adalah Materi yang dibahas selama perkuliahan “IT Based Learning Skills” pada Pertemuan I di Semester I pada Program Studi Diploma IV Bidan Pendidik Jurusan Kebidanan Poltekkes Surakarta.

Materi yang tersedia disini hanyalah ringkasan dari semua yang disampaikan dikelas, silahkan Download materitersebut sebagai tambahan referensi dengan [KLIK di SINI]

 

Artikel Jurnal : “Effects of puberty health education on 10-14 year-old girls’ knowledge, attitude, and behavior”.

Setiap kali Mahasiswa dihadapkan pada Tugas Akhir (Penelitian), biasanya banyak sekali Topik2 yg berkaitan dgn Tingkat Pengetahuan, Pendidikan Kesehatan atau Penyuluhan Kesehatan dan sebangsanya (baik D-III maupun D-IV).

Hanya saja kebanyakan dilakukan dengan Design Deskriptif, yang noatabene hanya mampu memberikan gambaran sekilas tentang Frekuensinya saja. Padahal Topik seperti itu DAPAT juga diteliti dengan Design yg lain seperti misalnya Eksperimental walau hanya dengan Pra atau Quasi Eksperimental.

Sebagai Contoh, di Iran (2007) pernah dilakukan penelitian yg mengangkat topik tentang Pendidikan Kesehatan, yang hasilnya sebagaimana terlampir berikut ini :

http://ijnmr.mui.ac.ir/index.php/ijnmr/article/view/93/93

Atau Silahkan buka File dibawah ini apabila Link yg Atas Tidak bisa di akses :

Effects of puberty health education on 10-14 year-old girls’ knowledge, attitude, and behavior

Bagaimana…??? Bukan sesuatu yang sulit untuk dilakukan di Indonesia kan….??? Mau mencoba..???

Salam Sukses.

Action Research Design

Dalam Action Research Design , Peneliti berkolaburasi dengan sekelompok masyarakat untuk memperbaiki keadaan dalam situasi/kondisi dan kebutuhan  tertentu. Para peneliti TIDAK semata-mata melakukan PENELITIAN tentang Masyarakat, tetapi justru BEKERJA SAMA dengan mereka dan bertindak sebagai Fasilitator.

Oleh karena itu, kemampuan keterampilan  Manajemen dan pemahaman akan dinamika kelompok yang baik merupakan dasar kemampuan yang harus dikuasai oleh Peneliti dalam rancangan penelitian semacam ini.

Design Penelitian Action Research diawali dengan proses Komunikasi dan Kesepakatan antara masyarakat (responden) yang ingin mengubah sesuatu bersama dengan peneliti. Misalnya masyarakat (responden) tersebut adalah dari sebuah organisasi, tentunya tidak semua orang dalam organisasi tersebut bersedia menjadi pendamping peneliti. Sehingga Action Research cenderung dilakukan dengan sebuah kelompok kecil yang mempunyai dedikasi yang tinggi, penuh keterbukaan dan mau menerima ide-ide baru.

Setelah Komunikasi dan Kesepakatan tersebut tercapai, maka selanjutnya kelompok penelitian ini harus melalui 4 (empat) tahap Action Research yang secara singkat meliputi : Perencanaan, Tindakan, Pengamatan dan Refleksi. Proses ini bisa saja dilakukan berulang kali sampai semua pihak merasa bahwa perubahan/model yg telah dikembangkan melalui tahapan Action Research tersebut telah sesuai dengan kebutuhan mereka.

Adapun hal-hal yang berkaitan dengan Definisi, Karakteristik dan Tahapan-tahapan Action Research dapat dibaca lebih lanjut dalam “Konsep Dasar Action Research”.

Referensi :

Dr. Catherine Dawson, “Practical Research Methods”, (Penerjemah M. Widiono, Saifuddin ZQ), Penerbit Pustaka Pelajar Yogyakarta, 2010.

“Riset tentang Pengembangan BUKU ANC”

Peningkatan Morbiditas dan indikator Kematian ibu (MMR) tetap menjadi tantangan besar bagi negara-negara berkembang. Pelayanan Antenatal Care merupakan salah satu strategi kunci dalam memelihara keselamatan ibu hamil dan melahirkan serta mengurangi angka kematian ibu.

Baru – baru ini ada sebuah penelitian di Pakistan yang dilakukan untuk  mengembangkan Buku ANC bagi masyarakat dan tempat pelayanan kesehatan. Untuk Full Text dapat di Download [DI SINI]

Atau bisa diakses dari Sumbernya langsung : http://www.biomedcentral.com/1756-0500/4/91

Mungkin penelitian – penelitian seperti juga bisa dilakukan dan dikembangkan di daerah kita, misalnya untuk mengevaluasi buku pedoman APN,  mengembangkan buku Komunikasi, Informasi dan Edukasi tentang masalah – masalah kesehatan tertentu, atau menganalisa efektifitas buku pedoman – pedoman yang berkaitan dengan kebidanan yang telah ada, karena pada kenyataannya belum ada yang melakukan penelitian terhadap hal ini.

Sedangkan metodenya dapat dikembangkan secara Kualitatif atau mungkin justru menggunkan “Mix Method” yang sedang trend saat ini.

Siapa yang tertarik dengan Topik ini…? Cukup ‘sexy’ lho untuk dijadikan Topik Penelitian di Lingkungan kerja kita…!!!

Salam,

aditya@Admin

Konsep Dasar :”MICRO TEACHING”

Penguasaan Teori Keguruan dan Bahan Pembelajaran lebih banyak memberikan bekal kemampuan Kognitif dan Belum Menjamin Kemampuan Calon Guru dalam Bersikap, Mengelola Kelas dan Menerapkan Keterampilan Mengajar sesuai dengan yang diharapkan. Melalui Pengajaran Mikro (Micro-Teaching), dengan bantuan Observer, maka seluruh rangkaian penampilan calon Guru/Dosen akan terekam dan kekurangannya akan dapat diketahui dan sekaligus dapat menjadi Umpan Balik (Feed-Back). Melalui Play-Back rekaman, calon Guru/Dosen dapat melihat kembali penampilannya yang kurang dan yang sudah baik, sehingga calon Guru/Dosen dapat memperbaiki atau meningkatkan penampilan berikutnya.

Berikut ini disampaikan Materi tentang KONSEP PENGAJARAN MIKRO (MICRO TEACHING) yang secara khusus diperuntukkan sebagai HAND OUT Mata Kuliah MICRO TEACHING bagi MAHASISWA SMT II PRODI DIPLOMA IV BIDAN PENDIDIK pada JURUSAN KEBIDANAN POLTEKKES SURAKARTA.

Untuk membaca Materi selengkapnya, silahkan Klik [SINI 😛 pdf]

Previous Older Entries